Sabtu, 21 November 2009


True Love


Banyak orang mengatakan kalau cinta adalah sebuah perasaan yang sulit untuk dilupakan karena telah tertanam kuat di dalam sanubari. Perasaan itu bermula dari mata turun ke hati.
Sering kita mendengar kata cinta, di manapun tempatnya karena memang cinta tidak mengenal tempat. Di manapun cinta berada maka itulah tempat yang terindah.
Hanya saja mereka kadang salah mengartikan cinta. Banyak dari mereka yang berkata “aku mencintaimu setulus hatiku”, namun kebanyakan dari itu semua hanyalah merupakan sebuah kalimat yang keluar dari sebuah mulut, bukan sebuah perasaan yang tertanam di hati yang seterusnya diucapkan oleh mulut kita, walaupun sebenarnya cinta bukanlah kata-kata.
Sudah lazim bagi kita untuk mengatakan cinta kepada orang yang memang kita cinta. Padahal perasaan sudah cukup untuk membuktikan kalau kita memang punya cinta, tapi kadang orang yang kita cintai seakan-akan menuntut kita untuk berkata cinta. Yach….itu memang sudah menjadi ke-lazim-an dalam kehidupan ini.
Mereka memandang bahwa di dalam cinta terdapat suatu yang luar biasa, maka dari itu mereka rela mengorbankan apa saja demi mendapatkan cintanya. Padahal dibalik semua itu, disadari atau tidak cinta juga akan membawa kesedihan yang amat sangat dan juga membawa sebuah perasaan yang akan mengganggu hari-hari kita.
Cinta akan berbuah kebahagiaan yang luar biasa kalau memang cinta itu bisa bersatu, yakni antara cinta di hati satu menyatu di hati satu lainnya. Dan persatuan itu membentuk suatu hubungan yang memang diidam-idamkan oleh semua orang. Jika hubungan itu terus dipelihara, dijaga dan terus dipertahankan maka akan lahir sebuah kebahagiaan yang mungkin tidak ada kebahagiaan yang mampu menyainginya. Namun, cinta juga bisa melahirkan sebuah kesedihan yang mendalam jikalau satu hati yang lain tidak mau menyatukan cintanya. Maka hati yang satu itu akan hancur berkeping-keping dan rasa sakitlah yang akan selalu menemaninya setiap waktu. Sulit untuk mengembalikan keutuhan hati yang telah hancur, tidak hanya membutuhkan ketangguhan melainkan juga membutuhkan waktu yang lama. Dan jika kepingan-kepingan hati itu bisa disatukan lagi, tentu retak masih menghiasi dinding hati itu. Jika ada yang berhasil menyatukan kembali kepingan hati dan menyamarkan retakan dinding hati maka itulah yang disebut hati yang tangguh.
Bagi kalian yang mungkin belum pernah merasakan kesedihan cinta, hati-hati dalam bermain cinta. Luangkanlah waktu untuk meyakinkan hatimu akan cintamu. Jika memang sudah yakin 100% barulah engkau masuk kedalam lubang cinta. Dan ingat, cinta tidak harus memiliki, cinta adalah rasa yang tumbuh dan berkembang di dalam hati dan selamanya hati tidak akan pernah berbohong. Satu lagi, bedakanlah antara sahabat dengan cinta. Karena keduanya jelas berbeda, sebagian dari mereka menganggap sahabat lebih tinggi dari cinta, tapi sesungguhnya cintalah yang lebih tinggi dari sahabat karena Cinta bisa berawal dari Persahabatan tapi Persahabatan tidak mungkin bisa berawal dari Cinta.

Cari dan Dapatkanlah Cinta Sejatimu !!!!!!
Kesabaran, Ketabahan, Ketulusan, Keikhlasan dan Kejujuran adalah Kuncinya, walaupun tidak semua orang bisa menerima kejujuran kita.

(Author : Moh. Azan Fauzi) copy right © 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar